Kupang – Bapperida Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama SKALA menggelar lokakarya penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Matriks Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengarusutamaan Gender (PUG) 2025–2030, Kamis (12/2/2026), di Hotel Harper Kupang, untuk memperkuat integrasi perspektif gender dalam perencanaan pembangunan daerah.

Sekretaris Bapperida NTT, Theresia Maria Florensia, SE., M.Ec.Dev., membuka kegiatan mewakili Kepala Bapperida NTT. Dalam sambutan tersebut ditegaskan, “Pembangunan di Provinsi NTT harus dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Oleh karena itu, integrasi perspektif gender dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan menjadi sangat penting.”

Lokakarya menindaklanjuti Perda NTT 5/2022 tentang PUG dan Pergub NTT 34/2025 tentang PPRG sebagai dasar penyusunan RAD PUG yang selaras dengan dokumen perencanaan daerah. Sebanyak 48 peserta (38 perempuan, 10 laki-laki) dari perangkat daerah, tim RAD PUG, pendamping PUG, dan mitra pembangunan mengikuti kegiatan ini. Data menunjukkan kemajuan pembangunan gender NTT, dengan IPG naik dari 92,63 (2021) menjadi 93,77 (2024) dan IKG turun dari 0,437 menjadi 0,402. Melalui lokakarya ini, Pemprov NTT memperkuat perencanaan responsif gender agar RAD PUG 2025–2030 menjadi pedoman implementasi PUG menuju pembangunan yang adil dan setara bagi perempuan dan laki-laki.

 

Ayo Bangun NTT, Wujudkan NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera dan Berkelanjutan.

Salam BERLIAN – Bersama Lindungi Anak!

#DLB #dp3ap2kbprovinsintt  #ayobangunntt #bidangkualitashidupperempuan