Tambolaka – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Nusa Tenggara Timur (DP3AP2KB Provinsi NTT) menyelenggarakan kegiatan Gerakan Bersama Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan (GEMA KELOR) yang berlangsung di Hotel Sinar Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Sumba Barat Daya dan dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, antara lain perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, unsur kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga layanan, organisasi masyarakat sipil, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan perempuan dan anak.

Pelaksanaan GEMA KELOR merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi bagi pemerintah, lembaga layanan, serta masyarakat untuk menyamakan persepsi dan memperkuat langkah-langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. Dalam sambutannya, Bupati Sumba Barat Daya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT melalui DP3AP2KB Provinsi NTT yang telah menginisiasi kegiatan ini di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya. Ia menegaskan bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah, tetapi juga tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, serta keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. Lebih lanjut disampaikan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan persoalan serius yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial, kesehatan mental, serta masa depan generasi. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara sistematis, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh komponen masyarakat hingga tingkat desa.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi NTT menyampaikan materi mengenai Arah Kebijakan dan Strategi Pemerintah dalam Penguatan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan secara Terpadu. Dalam paparannya dijelaskan bahwa pemerintah terus mendorong penguatan sistem perlindungan perempuan dan anak melalui pendekatan yang komprehensif, meliputi upaya pencegahan, penanganan, perlindungan, hingga pemulihan bagi korban. Beberapa strategi yang menjadi fokus pemerintah antara lain penguatan koordinasi antar perangkat daerah, peningkatan kualitas layanan perlindungan perempuan dan anak, penguatan kapasitas lembaga layanan, serta optimalisasi peran Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA). Selain itu, partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang tidak mentolerir segala bentuk kekerasan. Kepala Dinas juga menekankan bahwa upaya pencegahan kekerasan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga layanan, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat secara luas. Dengan kerja sama yang kuat, diharapkan sistem perlindungan perempuan dan anak dapat semakin efektif menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa dan komunitas.

Melalui kegiatan GEMA KELOR ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat langkah-langkah pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan. Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyatakan dukungan terhadap gerakan bersama ini sebagai bagian dari upaya membangun budaya masyarakat yang menghormati hak-hak perempuan dan anak serta menolak segala bentuk kekerasan.

Salam Berlian! Bersama Lindungi Anak. Ayo Bangun NTT, Wujudkan NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.  #I_P #dp3ap2kbprovntt #ayobangunntt #bidangperlindunganperempuan