Nagekeo, 9 September 2026 – Memasuki hari kedua pelaksanaan perjalanan dinas penanganan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Nagekeo, Tim Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan koordinasi lintas sektor sekaligus mempersiapkan kebutuhan bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana. Kegiatan pada Rabu, 9 September 2026, difokuskan pada penguatan koordinasi bersama instansi terkait, memastikan dukungan pelayanan bagi masyarakat terdampak, serta mempersiapkan kebutuhan logistik sebelum pelaksanaan kegiatan lapangan di dua lokasi yang telah ditetapkan, yaitu Dusun Ua, Kecamatan Mauponggo, dan Desa Focolodorawe, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Pada pagi hari, Tim DP3AP2KB Provinsi NTT melakukan koordinasi dengan Dinas PMD P3A Kabupaten Nagekeo. Koordinasi tersebut sekaligus menjadi bentuk lapor diri Tim terkait pelaksanaan kegiatan di wilayah terdampak bencana. Dalam pertemuan tersebut, Tim menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, yaitu melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Koordinasi juga membahas dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa serta pihak-pihak terkait di lokasi sasaran bantuan. Selain dengan Dinas PMD P3A, Tim DP3AP2KB Provinsi NTT melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap memperoleh akses terhadap pelayanan administrasi kependudukan. Hasil koordinasi tersebut menyepakati kesiapan Dinas Dukcapil Kabupaten Nagekeo untuk bersama-sama turun ke dua lokasi pemberian bantuan. Pelayanan yang akan diberikan mencakup pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), pengurusan dan perbaikan Kartu Keluarga (KK), perekaman dan penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta pelayanan administrasi kependudukan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat. Selanjutnya, Tim DP3AP2KB Provinsi NTT melakukan koordinasi dengan Posko BPBD Kabupaten Nagekeo untuk memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan kondisi wilayah terdampak bencana dan situasi masyarakat. Melalui koordinasi tersebut, Tim memperoleh informasi mengenai perkembangan kondisi wilayah terdampak, kebutuhan masyarakat di lokasi, bantuan yang telah diterima, serta kebutuhan tambahan logistik yang masih diperlukan. Tim juga menyampaikan rencana pelaksanaan pemberian bantuan sekaligus melakukan koordinasi terkait dukungan tambahan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan di lapangan. Setelah rangkaian koordinasi dengan instansi terkait selesai dilaksanakan, Tim DP3AP2KB Provinsi NTT melanjutkan kegiatan dengan melakukan belanja barang kebutuhan bantuan, konsumsi, snack, serta berbagai kebutuhan pendukung kegiatan lapangan. Seluruh kebutuhan yang telah dipersiapkan kemudian dilakukan pengecekan dan penataan sebagai bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Kegiatan hari kedua ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan teknis dan logistik sebelum Tim DP3AP2KB Provinsi NTT turun langsung ke lokasi. Penguatan koordinasi lintas instansi juga diharapkan dapat memastikan bantuan dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan. Setelah seluruh persiapan selesai, Tim DP3AP2KB Provinsi NTT selanjutnya mempersiapkan pelaksanaan kegiatan lapangan pada hari berikutnya di Dusun Ua, Kecamatan Mauponggo, dan Desa Focolodorawe, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo.

#DP3AP2KBNTT #PemprovNTT #TimReaksiCepat #TRC #LayananTerpadu #PerempuandanAnak #PerlindunganPerempuandanAnak #TanggapdaruratBencana #DukunganPsikososial #TraumaHealing #KabupatenNagekeo #DusunUa #DesaFocolodorawe